5022

GoldenLovers, Wali Kota Mataram TGH Ahyar Abduh ramai diperbincangkah publik akibat ulah akrobatiknya saat melantik Bayu Pancapati menjadi Kasatpol PP. Usai acara serah terima jabatan, Ahyar menendang dan menampar sejumlah anggota Pol PP dengan maksud menguji ketahanan fisik mereka.

Menanggapi hal tersebut, Kapuspen Kementerian Dalam Negeri, Arif M Eddy mengatakan, aksi tendang dan penamparan tersebut merupakan hal biasa dalam upacara serah terima jabatan Pol PP. Menurutnya, atraksi tersebut sudah dipersiapkan sebelumnya.

“Kalau dilihat di video yang viral, mereka memang dipersiapkan. Jadi, acara sertijab satpol PP tersebut memang disiapkan beberapa petugas untuk atraksi,” katanya saat dikonfirmasi kumparan, Senin (22/1).

BACA JUGA:
Oddie Rehatta yang Mendadak Jadi Miliarder
Video Seorang Bocah Nyaris Diserang 4 Ekor Hiu

Menurutnya, atraksi tersebut merupakan hal biasa untuk mengetes ketahanan fisik anggota Pol PP. Karena, kata Arif, anggota Pol PP perlu ketahanan fisik khusus seperti bela diri untuk persiapan menanggulangi demonstrasi.

“Ya nggak apa-apa. Bahkan ada atraksi kekuatan memecah batu bata. Sepanjang itu memang diacarakan untuk atraksi kekebalan, untuk bela diri, nggak masalah,” ujar Arif.

Namun, kata Arif, penendangan dan penamparan Wali Kota Mataram terhadap sejumlah anggota Pol PP tak akan dilakukan tanpa persiapan terlebih dahulu.

“Tapi, kalau tanpa persiapan saya rasa nggak bakal dilakukan. Dan kalau toh ada pimpinan yang tanpa alasan seperti itu mungkin yang menjadi sasaran sudah melapor,” tutup Arif.

fShare
9