5022

GoldenLovers, Acara pernikahan seharusnya menjadi momen yang berjalan khidmat dan penuh kebahagian. Namun, hal ini berbeda dengan sebuah pernikahan di Solo, Jawa Tengah, yang berlangsung Jumat (26/1).

Pernikahan sepasang insan ini justru berujung keributan lantaran pihak keluarga mempelai pria tidak memberikan restu.

Di tengah acara pernikahan yang berlangsung di RM Pring Sewu Jajar Solo, ibu mempelai pria datang dan mengungkapkan kekecewaan atas pernikahan anaknya. Ibu ini mengaku sakit hati atas pernikahan anaknya.

"Sungkan Mbokmu seng mok gawe loro ati. Rungokno koyok ngono kui wes iki Mbokmu seng mok gawe loro ati, seng mbrojolke kowe, seng minterke kowe. Seng ngelahirne kowe, seng nyusoni kowe," ucap ibu itu sembari berusaha mendekati mempelai.

Artinya, "Malu ibumu kamu buat sakit hati. Dengarkan, ini ibumu yang kamu buat sakit hati ini, yang melahirkan kamu, yang memintarkan kamu. Yang melahirkan kamu, yang menyusui kamu".

Untunglah keributan ini tidak berlangsung lama. Beberapa anggota Satuan Sabhara Polresta Surakarta segera bertindak dengan menghentikan keributan yang terjadi.

Sabhara adalah polisi yang berfungsi menjalankan tugas preventif terhadap pelanggaran hukum atau gangguan kamtibmas dengan kegiatan penjagaan, pengawalan, dan patroli.

Salah satu anggota Sabhara kemudian meminta pihak orang tua meredam emosi dan menyelesaikan masalah di kantor pihak berwajib.

BACA JUGA:
Video Adegan Lucu dan Unik, Singa Putih 'Salam' ke Anjing
Mobil Tertimpa Longsor di Bandara Soekarno-Hatta

"Ini yang jelas gini Pak, jangan ada keributan di sini. Saya tidak bisa memutuskan yang benar yang salah siapa. Yang jelas jangan ada keributan di sini, mari kita selesaikan di kantor saja," ucap polisi berkumis itu kepada pihak orang tua mempelai pria.

Rekaman video peristiwa yang menunjukkan kesigapan Satuan Sabhara tersebut. Kasus keributan di pernikahan ini sedang dimediasi oleh Polsek Laweyan. Laweyan adalah salah satu kecamatan yang berada di Solo bagian barat.

Penulis: GoldenHeart.id

fShare
7