5022

GoldenLovers, Istilah kaki stroberi mungkin jarang kita dengar. Kaki stroberi, merujuk pada kondisi kulit kaki yang mengalami kelainan dengan pori-pori yang membesar atau memiliki bintik-bintik hitam pada area sekitar kaki. Masalah ini juga dikenal dengan nama open comedone di dunia medis atau pori-pori yang terbuka dan lama-kelamaan akan menghitam.

"Paling sering justru keratosis pilaris atau kulit ayam yang umum di kaki dan lengan. Keratosis Pilaris menyebabkan pori terbuka dan permukaan kulit menjadi kasar. Folikulitis dari kegiatan mencukur bulu kaki juga sangat umum," ujar dokter kulit, Rhonda Klein.

Masalah ini sering dialami oleh banyak perempuan, penyebab keadaan ini bisa dikarenakan banyak sebab, misal seperti bulu kaki yang baru tumbuh, sel kulit mati dan debu yang akan menyumbat pori-pori. Lalu karena terkena angin dan minyak, sehingga membuat kotoran itu teroksidasi dan berubah warna menghitam.

Meski secara kesehatan hal ini tidak mengganggu langsung, tetapi dapat menimbulkan gangguan pada penampilan. Apalagi jika Anda senang menggunakan celana dan rok pendek. Kaki stroberi ini juga akan lebih terlihat nyata pada orang yang mempunyai kulit sawo matang atau pun berwarna kulit gelap.

Untuk menghilangkan bintik hitam, banyak cara ditawarkan. Ada ratusan scrub perawatan kulit komersial yang tersedia, melakukan sendiri di rumah tentu lebih baik, hemat biaya dan waktu.

Siapkan bahan-bahan, air perasan lemon, gula cokelat dan lidah buaya. Campur dua bagian gula merah dan gel lidah buaya dengan satu bagian jus lemon. Bahan-bahhan ini dapat bekerja meresap ke dalam kulit, buat gerakan melingkar kecil dengan sikat lembut, kain wajah atau waslap.

Bisa juga dengan mentega susu dan soda pengembang kue. Campur dengan takaran sama antara soda dan mentega susu, kocok menjadi pasta yang halus. Usap dengan lembut pasta ini ke atas kulit yang bermasalah dan biarkan selama beberapa menit. Bersihkan dengan air hangat.

Tindakan ini menjadi metode pembersihan alami dan membantu mengungkap pori-pori dan mengelupas kulit mati. Atau Anda dapat menggunakan garam dan susu murni untuk pilihan lain. Cara sama, campurkan satu bagian sama antara garam dan susu. Lalu pijat kaki Anda dengan perlahan. Saat Anda dengan lembut menggosok kaki dengan butiran garam halus, maka akan membersihkan kulit mati dan membuka pori-pori kulit.

Harap diingat, metode-metode ini tidak menjamin masalah kaki stroberi hilang dalam waktu cepat. Anda harus terus menggunakannya selama beberapa minggu sampai melihat hasilnya. Ingatlah untuk membilas dengan air hangat atau dingin setelah setiap aplikasi dan gunakan pelembab komersial atau gliserin setelah pengelupasan kulit.

BACA JUGA:
Tips Memakai Sepatu Tanpa Kaos Kaki
5 Cara Membakar Lemak dalam Dua Minggu

Bagi Anda yang gemar mencukur rambut halus pada bagian kaki, sebaiknya perhatikan beberapa tip di bawah ini untuk menghindari kaki stroberi. Pertama, sebelum mencukur sebaiknya mandi atau membilas tubuh dengan air hangat. Ini untuk merangsang pori kulit terbuka lebar.

Kedua, pastikan mencukur dengan pisau cukur yang tajam. Pisau yang tumpul kemungkinan dapat meninggalkan hasil potong yang tidak rata, membuat rambut tumbuh dengan ikal dan atau melukai kulit Anda.

Ketiga, membilas area yang baru dicukur dengan air dingin. Hal ini untuk membuat lubang pori kembali mengecil dan rapat. Terakhir, pastikan kulit kering. Oleskan krim atau pelembab wewangian atau krim yang dibuat untuk membantu mengurangi kulit kemerahan. Biarkan pelembab meresap ke kulit.

Bagi Anda yang ingin memilih pengobatan medis, maka menemui dokter kulit adalah cara yang tepat. Konsultasi diperlukan untuk mengetahui apa penyebab kaki stroberi. Jika masalah kulit yang terlihat disebabkan oleh bakteri folikulitis atau jamur, maka biasanya dokter kulit mungkin merekomendasikan resep.

Larutan resep untuk folikulitis bakteri meliputi olahan topikal Clindamycin, Eritromisin dan antibiotik lainnya. Larutan resep untuk folikulitis jamur meliputi antijamur topikal seperti Ciclopirox dan Ketoconazole.

Jika masalahnya adalah keratosis sehari-hari pilaris, dokter akan merekomendasikan pengelupasan kimiawi ringan dan penggunaan laser untuk menghilangkan rambut-rambut halus untuk solusi yang lebih permanen.

Pengelupasan kulit mati dengan secara kimia, termasuk penggunaan asam salisilat dan asam glikolat, menawarkan efek gabungan mengurangi ukuran pori-pori, mengeluarkan warna kulit di malam hari dan menghilangkan lapisan permukaan sel kulit mati. Metode ini juga memperbaiki sirkulasi di dalam kulit dan dapat membantu mencegah pori-pori agar tidak tersumbat.

fShare
10