5022

GoldenLovers, Usai dilantik oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Sulut, Dr. Grace Punuh, M.Kes berjanji akan memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Utara. Menurutnya, jabatan yang diberikan adalah amanah pimpinan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

"Ini adalah tanggung jawab yang diberikan pada saya, maka daripada itu harus saya jaga dan laksanakan dengan baik," katanya.

Punuh menjelaskan, secepatnya dia akan melakukan koordinasi dan konsolidasi kesemua pihak untuk memajukan pendidikan di Daerah ini.

"Akan mengadakan rapat secepatnya di Dinas Pendidikan Daerah Sulut untuk meneruskan semua program yang telah ada," ujarnya.

Lanjutnya, pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer tingkat SMA/SMK tidak lama lagi akan dilaksanakan dan ini menjadi tanggung jawab besar yang harus disukseskan, apalagi tahun ini hampir semua SMA/SMK siap melaksanakan UNBK.

BACA JUGA:
Wagub Kandouw Lantik Pejabat Eselon II, III dan IV Pemprov Sulut
Dubes Prancis Kunjungi Sulut, Bahas Potensi Investasi

"Memang UNBK menjadi keharusan setiap sekolah untuk menuju ujian sekolah yang transparan, murni, dengan tingkat kejujuran yang tinggi," jelasnya.

Dia optimis pada tahun-tahun mendatang, Pemerintah akan berupaya membantu masyarakat kepulauan yang diluar akses internet akan bisa menikmati internet.

“Pengunaan komputer sangat membantu mengefesiensikan waktu pelaksanaan UN dan berbagai sumber daya yang ada termasuk naskah tidak perlu di foto copy untuk diperbanyak serta aparat kepolisian tidak lagi diperlukan untuk mengawal naskah UN,” paparnya.

Menurut Punuh, penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan, sedangkan jaringan sudah di sinkronisasi ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server sekolah secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server sekolah ke server pusat secara online (upload).

“Oleh karena mudahnya UNBK dilaksanakan maka Disdiknas berusaha menyelengaran ujian demikian agar biaya pelaksanaan UN bisa diminimalisir dan dana tersebut bisa dialokasikan untuk beasiswa para siswa dan guru berprestasi,” ungkapnya.

Penulis: Jul Pinontoan Kifli

fShare
9