5268

GoldenLovers, Setelah insiden Logan Paul berakibat pada penghilangan peluang terkait iklan di salurannya, YouTube mengumumkan rangkaian sanksi lebih luas dan formal yang dipersiapkan untik membatasi kreator yang mulai mengunggah video kurang pantas.

Serupa yang dilakukannya pada saluran milik Paul, YouTube menyebut akan mencabut opsi monetisasi pada video, khususnya akses ke program periklanan. Selain itu, YouTube juga menambahkan sanksi lain pada video tersebut terkait popularitasnya.

Dalam unggahan blog, Vice President of Product Management YouTube Ariel Bardin menyebut akan menghapus kelayakan saluran untuk direkomendasikan di YouTube, seperti muncul di halaman Home, tab trending atau tonton selanjutnya, di jejaring sosialnya.

Saluran yang melanggar kebijakan YouTube tersebut akan menghapus saluran dari Premium Monetization Programs, Promotion and Content Development Partnerships. YouTube juga akan menghapus saluran dari Google Preferred serta menangguh, membatalkan atau menghapus akun YouTube Original kreator.

BACA JUGA:
Facebook Bersiap Intip Status Ekonomi Penggunanya
Tren Mendulang Uang Lewat Media Sosial

Terkait program Monetization and Creator Support Privileges, YouTube akan menangguhkan kemampuan saluran untuk menyuguhkan iklan, kemampuan untuk memperoleh pendapatan dan secara potensial menghapus saluran dari YouTube Partner Program, termasuk dukungan untuk kreator dan akses ke YouTube Space.

Saat ini, YouTube memanfaatkan bantuan dari tim kurator manusia dan AI untuk melacak konten yang diunggah kreator. Jika terdeteksi video yang bertentangan dengan kebijakan periklanan YouTube atau sebagai ancaman bagi komunitas lebih luas, video tersebut dinilai YouTube memiliki peluang lebih besar untuk melanggar peraturan yang diterapkannya.

Sebelumnya, Google mengumumkan ekpansi aplikasi YouTube Go ke lebih dari 130 negara berkembang baru di seluruh dunia. YouTube Go merupakan versi ringan dari YouTube, dirancang untuk perangkat low-end pada jaringan berkecepatan lambat.

fShare
5