GoldenLovers, Sebanyak 52 personel Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengikuti prosesi pembaretan di Pantai Mangga Tasik, Kabupaten Minahasa, Sabtu (10/3/2018) pagi.

"Pembaretan ini untuk melatih kedisiplinan personel. Bahkan fisik personel dilatih untuk mampu melintasi medan berat," kata Kasatpol PP Evans Steven Liow, S.Sos.

Menurut Liow, untuk mendapatkan baret Satpol PP tersebut tidaklah mudah, ada beberapa prosedur yang harus dilalui dalam pelatihan yang turut melibatkan tenaga instruktur dari Lantamal VIII Manado itu agar seluruh personel bisa menghargai baret yang mereka sandang.

BACA JUGA:

Hal ini, kata dia, dalam rangka menjalankan tugas dan fungsi Satpol PP di lapangan, termasuk bagaimana nanti cara mengamankan Perda sehingga terwujudnya visi Sulawesi Utara yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam berbudaya

"Dengan mereka dilatih fisik, disiplin dan mental sudah bagus, sehingga tidak ada hambatan kedepannya," ungkap Kasatpol PP.

Apalagi, kata Liow, tugas yang dijalani para anggota Satpol PP tidaklah mudah, terutama berkaitan dengan penegakan peraturan daerah. Termasuk nantinya, bagaimana cara mereka mendukung semua program Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey, SE dan Wakil Gubernur Drs. Steven O.E. Kandouw agar bisa terakomodir setiap hal yang berhubungan dengan peraturan daerah.

Terkait pelaksanaan pelatihan yang bekerjasama dengan pihak Lantamal VIII Manado, diharapkan mampu mengoptimalkan ketahanan fisik dan mental Satpol PP Sulut sehingga lebih disiplin dalam tugas.

"Dalam arti luas termasuk nanti bagaimana mereka menangani massa dan bagaimana cara mereka dalam hal menangani perda di lapangan," ucap Liow.