GoldenLovers, Sukses dalam Ujian Nasional (UN) 2018 dambaan semua sekolah di Indonesia, termasuk di Kota Manado. Ini yang dirasakan keluarga besar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Manado.

Sekolah yang terletak di lembah Kelurahan Tikala ini berhasil lulus 100%. 56 siswa telah membuktikan kalau mereka mampu menjadi yang terbaik. Dan Senin (07/05) digelar acara penamatan. Suasana penuh haru terlihat antara siswa, orang tua dan guru-guru.

Ketua Panitia UN 2018, I Nyoman Saptono, S.Pd menyampaikan kelulusan 100% merupakan perjuangan semua siswa yang didukung penuh oleh kepala sekolah, guru-guru dan dorongan orang tua yang terus berdoa sehingga bisa berhasil.

“Untuk siswa ini merupakan langkah awal sebagai keberhasilan. Karena dari sekolah idealisme dibentuk dan diluar anda akan berkarnya serta memberi hasil dari 3 tahun yang diperoleh di bangku sekolah,” paparnya.

BACA JUGA:

Kepala SMK Negeri 4 Manado, Drs. Jenner R Rumerung merasa bangga. Bahkan dia bersyukur karena berkat campur tangan Tuhan semua boleh berhasil. Katanya, guru-guru telah berjuang plus berupaya semaksimal mungkin agar siswa bisa tetap lulus.

“Perjuangan guru kadang dilupakan oleh orang tua. Tapi sebagai guru dan kepala sekolah tetap mengucap syukur atas perjuangan mengajarkan kepada siswa sehingga bisa lulus,” jelas Jenner.

Lanjut Jenner Rumerung, kelulusan para siswa juga karena sudah memenuhi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 4 Tahun 2018, dimana ada 3 hal yang dinilai yaitu menyelesaikan semua program pendidikan, memperoleh nilai sikap minimal baik dan Lulus dari satuan pendidikan.

"Keberhasilan saat ini bukanlah akhir, tapi ini adalah awal dari perjalanan panjang untuk berinovasi kedunia kerja dan abdikan ilmu kalian untuk orang lain," ungkapnya.

Jenner berharap agar semangat dan motivasi diri sangat penting untuk mampu mandiri dan ilmu yg didapat diharapkan harus mampu dipraktekkan didunia kerja.

"Saya yakin anda akan mampu menjadi seorang lulusan SMK yang akan diperlukan didunia kerja dan disiplin jadikan nafas anda karena kalau tidak disiplin maka anda akan dianggap gagal," tutupnya.

Wakil kepala SMK Negeri 4 Manado, Ot Jouce Solang, S.Pd mengatakan, dirinya sangat bangga kepada para siswa karena bisa lulus semua.

"Ketahuilah apa yang kami lakukan itu untuk masa depan kalian juga dan jadilah anak lulusan dengan masa depan baik," ungkapnya.

Sementara salah satu orang tua siswa, Muhammad Riki Ibrahim dalam pesan dan kesannya menyampaikan, dirinya sangat berterimakasih kepada para guru yang telah mendidik anaknya sehingga bisa berhasil lulus.

"Terimakasih yang luar biasa dimana para guru telah mampu mendidik siswa-siswa dan melahirkan anak bangsa sebagai pemimpin negara nantinya," ungkapnya.

Lanjutnya, pengabdian para guru tidaklah ternilai harganya dimana pahlawan tanpa jasa ini mendidik para penerus bangsa dengan tidak mengharapkan imbalan apapun.

"Jangan lupa setelah keluar dari sekolah agar menjaga nama baik almamater sekolah karena merekalah yang menjadikan anda menjadi orang," tutupnya.

Salah satu siswa, Sandi Moningka yang juga mantan ketua OSIS SMK Negeri 4 Manado mengatakan, sekolah adalah rumah untuk belajar dimana banyak para pahlawan tanpa jasa didalamnya yang tentunya sebagai siswa sangatlah bersyukur bisa dididik oleh mereka.

"Sekolah sudah saya anggap sebagai rumah saya dimana banyak waktu kami dihabiskan untuk belajar menimbah ilmu dan ini semua tidak akan dapat dilupakan," jelasnya.