GoldenLovers, Radio Komunitas Pendidikan 'VOX' milik SMK Negeri 4 Manado yang mengudara di frekuensi 107.7 FM, berdiri sejak adanya program keahlian Teknik Broadcasting pada tahun 2003 silam.

Selain sebagai Radio Komunitas penyiaran publik khusus segmen pendidikan, radio ini juga merupakan Laboratorium Pelatihan Penyiaran bagi para Siswa, yang mengudara setiap hari mulai pagi sampai sore hari.

Perjuangan Radio Komunitas Pendidikan Vox sangatlah panjang, dimana untuk memperoleh izin saja sudah berpuluh-puluh tahun baru sekarang bisa medapatkan ijin.

Memang, setelah tak aktif kurang lebih dua tahun tanpa siaran, kini Radio Vox mulai mengudara. Ini sebagai sarana pendukung pembinaan bakat dan keahlian siswa agar SMK Negeri 4 Manado kembali berprestasi dan bangkit untuk menjadi sekolah yang maju dan berkembang.

Kepala SMK Negeri 4 Manado, Drs.Jenner R Rumerung mengungkapkan, Radio Vox Edukasi akan berperan penting dalam melatih siswa menjadi penyiar muda yang profesional di bidang media radio.

“Sejak tahun 2003, radio ini sudah melahirkan puluhan siswa yang mampu menyiar serta memahami tugas-tugas jurnalistik," ujarnya kepada goldenheart.id, Selasa (08/05/2018).

BACA JUGA:

Lanjutnya, tamatan Teknik Broadcasting sudah banyak yang menjadi penyiar disejumlah radio terkemuka di Kota Manado dan aktifnya radio ini diharapkan menjadi titik balik perkembangan broadcasting di SMKN 4 Manado.

"Pada tahun 2018 ini kami akan mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) dari Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut sebesar Rp500 juta untuk pengembangan radio Vox ini," ungkapnya.

Kata dia, dana ini akan digunakan untuk pengembangan radio terutama peremajaan peralatan praktik siswa di teknik Broadcasting.

"Tahun ajaran ini kami menerima sebanyak-banyaknya siswa baru khususnya di jurusan teknik Broadcasting," ajaknya.

Menurutnya, kedepan Radio Vox akan dikembangkan sebagai media pembelajaran dengan pengadaan konten-konten pembelajaran dalam bentuk audio. Apa yang dibangun dan dikembangkan saat ini katanya adalah untuk memberikan kenyamanan dalam proses belajar mengajar, sehingga bisa meningkatkan pemahaman keilmuan yang diperoleh peserta didik.