GoldenLovers, Lewat panggung Love and Fabulous Festival (LAFF) Anne Marie untuk pertama kalinya berkunjung ke Indonesia. Penyanyi muda asal Inggris tersebut mengaku senang disambut hangat oleh penonton Indonesia yang mengenal karya musiknya.

"Sangat menyenangkan. Penggemar menyambut saya dengan hangat. Salah satu penggemar ada yang membawakanku sebuah neck brace. Saya bertemu beberapa di antara mereka semalam. Senang rasanya ketika ada orang-orang yang mengetahui karya saya dari jauh," papar Anne dalam sesi roundtable interview di Warner Music Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu, 11 Februari 2018.

Pada malam LAFF yang digelar di Jakarta Convention Center pada Sabtu kemarin, Anne membawakan beberapa lagu andalannya. Mulai dari Then, Trigger, Ciao Adios, Rockabye hingga singel terbarunya Friends, singel duetnya bersama Marshmello.

Penyanyi berusia 26 tahun tersebut mengaku dalam keadaan kurang sehat saat beraksi di atas panggung LAFF.

"Ya, rasanya aneh hal itu terjadi dalam sehari. Saya sudah berobat dan merasa lebih baik sekarang. Mungkin karena tegang saja," jelasnya.

Anne yang mengaku suka bereksplorasi dengan hal baru begitu menikmati atmosfer budaya Indonesia. Setelah melakukan sesi wawancara bersama awak media, Anne akan mencoba beberapa makanan lokal khas Indonesia dan belajar beberapa bahasa baru.

"Saya selalu suka bepergian ke negara lain dan merasakan pengalaman berbeda seperti budaya dan tempat. Senang rasanya bisa menghabiskan waktu lebih dari sehari (di Indonesia). Semoga saya bisa kembali lagi dalam waktu dekat untuk konser berikutnya. Saya harus mencoba beberapa makanan lokal nanti malam dan belajar beberapa bahasa," kata Anne.

Dalam catatan jejak rekam selama bermusik, Anne pertama kali menelurkan album rekaman bertajuk Karate yang dirilis pada 10 Juli 2015 di bawah label Major Tom's, Asylum dalam format CD dan digital platform.

Anne sempat berkolaborasi dengan beberapa musikus lain selain Marshmello, sebut saja Will Heard, Wretch 32, Illy, Clean Bandit, Sean Paul, Nick Jonas, Mike Posner, dan Piso 21.

Musikus asal Inggris tersebut dijadwalkan masih akan menghabiskan waktunya di Indonesia hingga Rabu, 14 Februari 2018.

Loading...
loading...
loading...