GoldenLovers, Festival Lampion dan parade naga adalah rangkaian acara dari perhelatan akbar perayaan Cap Go Meh 2569 di berbagai daerah di Indonesia. Berbagai rangkaian acara meriah pun berlangsung untuk menghibur warga setempat.

Salah satu acara yang paling ditunggu warga adalah ritual "buka mata naga".

Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, ritual itu berawal dari legenda bahwa pernah ada satu ekor naga yang terkena panah di bagian matanya karena berkelahi dengan manusia.

Naga itu beruntung karena ada seorang biksu yang mau berbaik hati menyembuhkan mata naga dengan berbagai mantra. Karena itu, setiap tahun menjelang Cap Go Meh, ritual naga buka mata ini pasti akan selalu dilakukan sebelum pawai naga berlangsung.

Masyarakat etnis Tionghoa mempercayai kalau replika dari naga dapat memberikan berkah dan menghindari malapetaka.

BACA JUGA:

Ritual buka mata dilakukan supaya keamanan dan kesehatan yang tidak tampak juga turut dibersihkan, sehingga selalu dilimpahkan rahmat berupa kesehatan dan keamanan bagi masyarakat.

Dalam tradisi, arakan naga harus membuka mata pada hari ke-13 Imlek. Hal ini bertujuan supaya ritual berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan.

Prosesi buka mata naga biasa diawali dengan bacaan matra yang hanya boleh dilakukan orang satu orang Tatung (lauya). Tatung adalah orang yang bertugas sebagai perantara yang dirasuk roh dewa atau leluhur ini akan memakai busana ala panglima perang dengan warna mencolok.

Kemudian Tatung akan mendatangi replika naga dan melakukan ritual. Sang Tatung akan membuka mata naga dengan penanda sebatang dupa yang dilanjutkan dengan memercikkan air yang sudah dibacakan doa.

Dengan cekatan, Tatung mengambil kuas dan menempelkan pada semacam cairan berwarna merah. Kemudian ia akan membuat semacam mantra di udara persis di depan mata replika naga.

Mata replika naga yang tadinya tertutup dibuka usai didoakan. Bukan hanya mata, setiap tiang yang menopang naga juga didoakan hingga bagian ekor.

Ritual tersebut sekaligus menandai, bahwa replika naga tersebut sudah utuh menjadi naga pembawa berkat yang dapat mengusir musibah.