GoldenLovers, Tanggal 1 Maret 1993 adalah hari spesial untuk kelompok band The Cranberries. Saat itu mereka merilis album pertama dengan judul Everybody Else is Doing It, So Why Can't We?

Setelah 25 tahun berlalu, band asal Irlandia ini akan merilis edisi spesial dari album debut tersebut.

Album Everybody Else is Doing It, So Why Can't We? edisi spesial ini bakal berisi seluruh lagu lama dari versi aslinya yang akan di-remaster. Lalu, akan ada beberapa materi baru dari kelompok asal kawasan Limerick ini, serta bonus berupa materi dari era 1990-an, ketika album ini dirilis.

Rupanya rencana untuk merilis edisi spesial sudah ada sejak pertengahan tahun lalu, jauh sebelum vokalis Dolores O'Riordan meninggal dunia pada bulan Januari 2018.

"Kami berencana untuk merilis edisi spesial pada bulan ini, bertepatan dengan ultah The Cranberries yang ke-25. Namun kepergian O'Riordan pada bulan Januari menunda proyek tersebut," tulis The Cranberries dalam situs resminya.

Setelah pembicaraan panjang, rupanya gitaris Noel Hogan, pemain bass Mike Hogan, dan penabuh drum Fergal Lawler, memutuskan untuk menyelesaikan proyek tersebut. "Kami memikirkannya dan memutuskan bahwa album ini adalah hal yang kami mulai sebagai sebuah band, bersama Dolores, jadi kami harus menyelesaikannya."

Everybody Else is Doing It, So Why Can't We? Edisi Spesial 25 Tahun akan dirilis tahun ini, tanggal tetapnya belum diketahui.

BACA JUGA:

The Cranberries juga bakal merilis album studio baru yang sudah direkam sejak tahun lalu, untungnya O'Riordan sudah menyelesaikan bagian vokalnya. Tiga hari sebelum kematiannya, O'Riordan sempat membicarakan album baru kepada Noel Hogan. Ia mengirimkan surel berisi beberapa lagu baru kepada sang gitaris.

Paling cepat, album tersebut baru bisa dirilis awal tahun depan.

Album baru itu muncul hanya dua tahun setelah Something Else, album studio ketujuh The Cranberries yang berisi 10 lagu lama mereka versi akustik dan orkestra, serta tiga lagu baru. Namun jaraknya cukup lama jika dihitung dari album yang isinya benar-benar segar yaitu Roses (2012).

Sukses pada awal karier

The Cranberries saat ini memang relatif tak setenar band besar asal Irlandia lainnya, U2. Walau demikian, The Cranberries sempat mencapai sukses besar di dunia musik pada awal karier mereka.

Semua itu dimulai di Limerick, Irlandia, pada 1990, ketika O'Riordan bertemu sebuah band bernama The Cranberry Saw Us. Perempuan bernama langkap Dolores Mary Eileen O'Riordan itu mengikuti audisi yang digelar oleh The Cranberry Saw Us, karena band tersebut ditinggal vokalisnya, Niall Quinn.

Waktu berlalu, band tersebut berganti nama menjadi The Cranberries. Mereka sempat merilis album mini (EP) berjudul Uncertain tapi hasilnya kurang bagus. Pada 1993, akhirnya album penuh Everybody Else Is Doing It, So Why Can't We? dirilis ke pasar dengan single utamanya bertajuk "Linger" dan "Dreams".

Di Inggris dan Irlandia, album ini sempat duduk pada posisi satu. Sementara di Amerika Serikat, posisi tertinggi Everybody Else Is Doing It, So Why Can't We? adalah peringkat 18 Billboard 200.

Pada 1999, album ini sudah laris sebanyak 5 juta keping di Amerika Serikat dan ditahbiskan dengan 5 Multi-Platinum oleh RIAA (Recording Industry Association of America/Asosiasi Industri Rekaman Amerika Serikat).

Album selanjutnya yaitu No Need To Argue sebenarnya lebih sukses lagi. Terjual 7 juta keping di Amerika Serikat, No Need To Argue dapat 7 Multi-Platinum. Album inilah yang berisi lagu terpopuler milik The Cranberries, yaitu "Zombie", pemenang Lagu Terbaik pada MTV Europe Music Awards 1995.

Lima album berikutnya--To the Faithful Departed (1996), Bury the Hatchet (1999), Wake Up and Smell the Coffee (2001), Roses (2012), dan Something Else (2017)--tak bisa menyamai kesuksesan dua album awal mereka.

Pada 2004-2008 band ini sempat vakum dan beberapa personel terlibat dalam proyek pribadi masing-masing. Mereka kemudian bergabung kembali pada 2009.

Setelah Something Else dirilis pada April 2017, The Cranberries menjadwalkan rangkaian tur di Eropa, Inggris, dan Amerika Utara. Namun saat baru beberapa kali naik panggung berlangsung, pada Mei 2017 konser-konser lain dibatalkan karena masalah kesehatan yang dialami sang vokalis.

O'Riordan lalu meninggal pada 15 Januari 2018 di Hotel Hilton London dan hingga kini penyebab kematiannya tidak diumumkan kepada publik.