GoldenLovers, BlackBerry mendaftarkan tuntutan hukum di pengadilan Los Angeles, California, Amerika Serikat, menuduhkan Facebook serta aplikasi yang dinaunginya yaitu WhatsApp dan Instagram, telah melanggar patennya.

Menurut tuntutan hukum tersebut, ketiga aplikasi jejaring sosial tersebut mencuri fitur dan teknologi dari BlackBerry Messenger. Tuntutan hukum ini disebut perwakilan BlackBerry Sarah McKinney dilayangkan setelah kedua perusahaan berdiskusi selama beberapa tahun.

Deputy General Counsel Facebook Paul Grewal menyebut bahwa perusahaannya berencana untuk mengajukan tuntutan kembali.

Grewal menilai bisnis pesan BlackBerry tidak lagi beroperasi dan telah mengabaikan upayanya untuk berinovasi sehingga mencoba mencari keuntungan dari inovasi yang dilakukan pihak lain.

BACA JUGA:

Perusahaan yang pernah memimpin pasar smartphone ini menyebut bahwa tengah berupaya untuk mengumpulkan royalti dari perusahaan yang memanfaatkan perpustakaan paten global yang dimiliki oleh BlackBerry.

Perpustakaan tersebut terdiri dari 40.000 paten yang mencakup sistem operasi, infrastruktur jaringan, akustik, pesan, subsistem otomotif, keamanan siber, dan komunikasi nirkabel. Tuntutan yang dilayangkan BlackBerry kepada perusahaan teknologi ini bukanlah pertama kalinya.

Pada tahun lalu, Qualcomm membayar sebesar USD940 juta (Rp12,9 triliun) kepada BlackBerry, setelah panel arbitrasi mengonfirmasi bahwa perusahaan perancang chip tersebut berhutang kepada BlackBerry uang untuk menyelesaikan pertarungan terkait royalti.

Beberapa bulan setelahnya, BlackBerry mengumpulkan biaya dengan jumlah yang tidak diungkapkan, dari perusahaan asal Florida bernama Blu Products Inc., sebagai penyelesaian dari tuntutan terkait pelanggaran paten.

BlackBerry saat ini masih menunggu keputusan pengadilan terkait dengan tuntutan hukum yang didaftarkannya di negara bagian Delaware, Amerika Serikat, terhadap Nokia pada bulan Februari 2017. Tuntutan ini mempermasalahkan penggunaan teknologi komunikasi nirkabel 3G dan 4G oleh Nokia pada sejumlah perangkatnya.

fShare
0