GoldenLovers, Memiliki konten yang bisa menyebar luas (viral) dalam waktu singkat tentu akan sangat membantu meningkatkan brand awareness sebuah merek. Sayangnya, tak ada rumus khusus membuat konten seperti itu. Namun, anda bisa mencoba cara ini.

Mantan CEO OLX Daniel Tumiwa mengatakan, butuh brand awareness dan story awareness guna meningkatkan penjualan di era digital ini. "Ketika emosional bertemu dengan rasional di dunia digital, maka emosi yang akan menang," katanya.

Artinya, sebagai pemilik bisnis, anda harus cerdas memainkan emosi karena perannya yang sangat penting untuk meningkatkan penjualan. Menurut Daniel, langkah tersebut juga mampu membantu sebuah merek mendapatkan popularitas.

BACA JUGA:

Contoh nyatanya adalah Amazon, Go-Jek, Qlapa, dan Bro.do. Deretan merek tersebut berhasil sukses berkat cerita pelanggannya. Ini mengukuhkan bahwa sebuah cerita memiliki kedigdayaan tersendiri. Jadi, untuk menangkan persaingan di masa kini, butuh perpaduan unsur cerita dan emosi.

Head of Research PPM School of Management Wahyu T. Setyobudi menambahkan, ada baiknya untuk tidak menghadang arus hype, viral, dan buzz. "Tunggangi ketiga arus itu dan kita akan mampu memainkan gelombang di tengah gulungan ombak," katanya seperti dikutip Marketeers.

Agar produk bisa viral, banyak hal bisa dilakukan. Namun, tiga eksekusi ini terbukti mampu meningkatkan efek viral. Ide tersebut adalah membuat testimoni unik (funny testimony), ciptakan prestasi mendunia (create world record), dan hadirkan cerita yang tak terlupakan (extreme experience).

fShare
3