GoldenLovers, Saat pasangan tidak memberi kabar atau pulang terlambat, Anda mulai curiga. Jangan-jangan pasangan berselingkuh atau berbohong. Alhasil, Anda pun cemburu.

Kecemburuan adalah permainan pikiran yang meliputi rasa kurang percaya, takut, dan iri hati. Orang yang merasa cemburu biasanya akan fokus pada ketakutannya hingga sulit berkonsentrasi pada kenyataan. Lama kelamaan, ini akan mengubah cara Anda melihat diri sendiri secara keseluruhan.

Perasaan cemburu yang hadir karena rasa memiliki terhadap sesuatu atau seseorang merupakan emosi yang normal, tetapi menyimpan dampak besar pada kesehatan.

Menurut psikolog. Danielle Forshee, cemburu memercikan gelombang pada pada otak. Dampaknya, Anda akan mengalami rasa cemas yang intens, pikiran yang berpotensi obsesif, dan kesulitan berkonsentrasi.

Pada kesehatan fisik, cemburu bisa memengaruhi tekanan darah, peningkatan denyut jantung, berkeringat, dan sakit perut sebagai respons tubuh yang umum.

Selain itu, Anda yang sering cemburu bisa menderita masalah tidur dan nafsu makan memburuk. Kondisinya mirip dengan gangguan kecemasan, termasuk merasa lelah parah. Jika tidak ditangani dengan serius, maka kecemburuan bisa menyebabkan depresi.

Sebenarnya, rasa cemburu berasal dari rasa tidak aman dalam pikiran. Bahkan, bisa juga berasal dari ketidakbahagiaan. Pengalaman pahit di masa lalu dapat mengakibatkan perasaan cemburu yang berlebihan.

"Bayangkan bahwa semua pikiran Anda setiap hari hanya fokus pada betapa buruknya Anda dan betapa rendah orang lain memikirkan Anda," kata terapis pernikahan dan keluarga, Kati Morton kepada Elite Daily.

"Kecemburuan benar-benar dapat membahayakan kesehatan mental karena ketika merasa cemburu, kita hanya memiliki percakapan negatif tentang diri kita dan dunia di sekitar kita," imbuhnya.

BACA JUGA:

Bila kecemburuan itu datang, saran Forshee, sebaiknya Anda mengambil nafas dalam-dalam. Anda juga bisa mencoba menelepon seorang teman untuk sekadar bertukar pikiran. Langkah mendengarkan rekaman kata-kata motivasi juga ampuh meredakan rasa cemburu.

Kemudian, gali lebih dalam mengenai perasaan yang Anda alami. Pikirkan sebenarnya apa yang benar-benar membuat Anda cemburu. Identifikasikanlah penyebab yang menyebabkan emosi negatif tersebut datang terus menerus.

Cemburu, sama halnya dengan amarah dan rasa kesal, merupakan emosi negatif yang bisa mengubah persepsi Anda tentang realitas. Kondisi membuat Anda lebih mudah untuk jadi iri hati dan menyalahkan orang saat cemburu. Jadi, alangkah baiknya, ganti emosi negatif tersebut dengan energi positif.

"Mengidentifikasi dengan tepat apa yang membuat kita cemburu memungkinkan kita untuk menetapkan tujuan dan arah baru," tutur terapis Shannon Thomas.

Kata pelatih hubungan, Effy Blue, cemburu ibarat alarm kebakaran di rumah. Anda memperhatikan dan tahu ada yang salah, tetapi Anda tidak tahu apa-apa mengenai pemicunya secara spesifik. Jika alarm tidak dimatikan, maka sangat sangat sulit untuk mencari sumber stres yang melahirkan rasa cemburu.

Langkah pertama untuk mengatasi kecemburuan Anda adalah dengan mengelola respons stres. Anda bisa menulis jurnal untuk menuangkan dalam tulisan segala hal yang mengganjal. Namun, saran dari Effy adalah menemukan perasaan cemburu dalam tubuh sendiri.

Rasa cemburu, kata Effy, bisa dirasakan pada tubuh. Beberapa orang merasakan berat pada pundak, ada juga yang mengalami sesak pada dada, atau sakit perut.

Menemukan sumber rasa sakit fisik akibat cemburu, sebut Effy, bisa membantu Anda meredakan emosi agar lebih tenang.

Cemburu juga bisa berasal dari ketakutan khusus atau kebutuhan yang tidak terpenuhi. Anda butuh introspeksi diri untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari hubungan dan pengalaman sebelumnya yang memengaruhi kehidupan Anda sekarang.

Kurang perhatian dari pasangan bisa menjadi akar emosi cemburu seseorang. Lalu, mengatasinya, mulailah merencanakan lebih banyak kegiatan untuk meningkatkan kualitas hubunggan dengan pasangan sekaligus menguatkan kedekatan.

Jika Anda curiga pasangan berbohong, katakanlah bahwa ada merasakan ketakutan itu dan minta pasangan untuk berkata jujur. Cara ini akan membantu Anda mengatasi masalah tidak nyaman yang Anda alami.

Berhentilah merasa curiga, alihkan pikiran dari apa yang tidak Anda ketahui ke hal apa yang ingin Anda lakukan. Pikirkan tentang perasaan positif dalam hubungan, kenangan indah, dan rencana untuk liburan.