GoldenLovers, Semangat perempuan dalam membangun karier di dunia kerja dan merintis bisnis bergulir membanggakan. Gerakan emansipasi dan kesetaraan gender yang terus dikumandangkan membuat perempuan semakin percaya diri untuk meraih sukses yang sama seperti kaum laki-laki.

Merujuk pada laporan Grant Thornton Indonesia, perusahaan konsultasi bisnis, 43persen perempuan di Indonesia telah mencapai jenjang manajemen senior.

Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan perolehan rata-rata perempuan di sejumlah negara Asia Pasifik (APAC) lainnya. Prestasi ini secara langsung mengukuhkan bahwa perempuan Indonesia (23 persen) berada diperingkat kedua dunia yang paling banyak menjabat di level manajemen senior.

Pencapaian perempuan Indonesia ini cukup membanggakan apabila dibandingkan dengan perempuan di Amerika Serikat. Pasalnya,menurut riset yang digagas oleh Citywire pada tahun 2017, hanya 10 persen perempuan Amerika Serikat yang berhasil menduduki jabatan di tingkat manajemen senior.

"Iklim dunia kerja di Indonesia cukup kondusif untuk mendukung tingginya keberagaman di posisi senior manajemen. Ini tentunya menjadi kesempatan besar bagi kami, perempuan Indonesia, untuk terus memberikan potensi terbaik kami, tidak hanya untuk diri sendiri tapi juga untuk dampak yang lebih luas bagi perusahaan tempat kami berkarya serta komunitas tempat kami berada," jelas Johanna Gani, Managing Partner GrantThornton Indonesia, pada pernyataan media.

Kondisi kondusif ini bisa jadi imbas dari sejumlah kebijakan strategis yang diterapkan banyak perusahaan di Indonesia dalam mendukung kesetaraan gender di organisasi masing-masing.

BACA JUGA:

Hasil riset menunjukkan bahwa 58 persen perusahaan di Indonesia telah mengimplementasikan kesetaraan upah antara karyawan perempuan dan laki-laki.

Lalu, kebijakan lainnya, seperti misalnya, tidak adanya diskriminasi gender saat perekrutan karyawan, diterapkan 24 persen perusahaan di Indonesia. Hal ini menjadikan ruang gerak dan peluang sukses untuk perempuan lebih luas sekaligus adil.

Tak berlebihan jika riset tersebut menyimpulkan bahwa dominasi laki-laki pada level manajemen menengah ke atas perlahan tapi pasti sudah tak lagi kentara.

Ternyata, kondisi yang menguntungkan ini merupakan buah manis dari kerja keras perempuan sendiri. Hal ini diungkapkan oleh hasil riset Gallup yang menyatakan bahwa manajer perempuan memiliki kinerja lebih meyakinkan ketimbang manajer laki-laki.

Selain itu, karyawan yang dipimpin oleh manajer perempuan mengaku bahwa mereka memiliki tingkat kepuasan kerja lebih tinggi dan kinerja yang lebih cemerlang.

Riset menemukan bahwa 41 persen manajer perempuan memiliki etos kerja dan kinerja lebih baik daripada 35 persen manajer laki-laki. Para peneliti menilai bahwa tanggung jawab manajer perempuan terhadap kesuksesan tim kerja lebih tinggi, ketimbang manajer laki-laki.

"Hasil riset memperlihatkan kinerja manajer perempuan bisa melampaui rekan kerja mereka, dalam hal ini manajer laki-laki. Manajer perempuan punya semangat yang nyata dalam mengembangkan potensi dan membantu tim kerja untuk meraih masa depan lebih baik," tulis kesimpulan hasil riset seperti dilansir Business Insider.

Namun, hal ini, menurut riset, tak berarti manajer perempuan lebih banyak mempromosikan bawahan, tetapi manajer perempuan memiliki kepekaan jauh lebih baik terhadap potensi anak buah daripada manajer laki-laki.

Riset juga memperlihatkan bahwa mayoritas responden mengaku, manajer perempuan lebih rajin memberikan evaluasi kinerja yang terarah, sehingga hal ini menguntungkan anak buah dalam berkomunikasi, membuat rencana kerja, dan pengembangan karier.

fShare
4