GoldenLovers, Manusia yang baik adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya, manusia yang ketika hadir di tengah-tengah masyarakat senantiasa menjadi pencerah. Manusia yang ketika dirinya tidak ada, maka seolah-olah ada yang kurang didalamnya.

Manusia yang ketika di ajak kerja sama menjadi penguat bagi yang lain, ketika di ajak diskusi mereka menebarkan ilmunya, ketika bersama dalam perjalanan mereka memberi semangat dan manusia yang ketika mereka di ajak berkelahi, mereka berkata bahwa saya takut pada Tuhan Sang Penguasa Alam.

Mereka adalah orang-orang yang senantiasa keberadaannya dirindukan oleh surga. Ibarat Sari bunga dengan daya pikat yang luar biasa bagi lebah. Mereka meneduhkan disetiap kondisi dan suasana. Menjadi hujan di kala kemarau yang panjang. Sungguh beruntung menjadi orang yang bermanfaat bagi manusia lainnya.

BACA JUGA:

Mereka adalah manusia yang tidak tamak akan harta. Harta hanyalah amanah yang dipinjamkan oleh Sang Pemilik Harta. Mereka memiliki prinsip bahwa harta akan lebih bermanfaat ketika di bagikan kepada orang lain, kepada yang butuh, kepada mereka yang masih kekurangan. Mereka tidak tamak dengan silaunya harta dunia. Karena bagi mereka dunia hanyalah senda gurau. Dunia mereka tidaklah lebih berharga dibandingkan dengan sayap seekor nyamuk.

Aduhai sungguh beruntung menjadi manusia yang memiliki manfaat bagi manusia lainnya.

  • Ketika mereka memilih menjadi Pemimpin, mereka amanah dalam menjalankannya.
  • Ketika mereka mengambil jalur sebagai Pedagang, mereka jujur dalam perniagaannya.
  • Ketika mereka menempuh jalan sebagai penulis , mereka merangkai kata dan kalimat untuk menegakkan agama Tuhan yang Esa
  • Ketika mereka memutuskan untuk menjadi abdi negara, mereka menjadi sebaik-baik pelayan bagi masyarakat.
fShare
0