GoldenLovers, Biasanya, memasuki pertengahan tahun panas bumi akan mengalami peningkatan. Artinya, Indonesia yang memang terletak di garis khatulistiwa akan terasa semakin panas. Suhu yang terasa panas dari tahun ke tahun ini merupakan dampak dari pemanasan global yang sudah berada dalam tahap mengkhawatirkan.

Bahkan, Intergovernmental Panel On Climate Change PBB melaporkan sejumlah bukti yang memperlihatkan dengan jelas dampak dari semakin parahnya dampak perubahan iklim global.

Kondisi ini tentu memberikan dampak nyata pada kehidupan manusia secara menyeluruh. Salah satunya mengalami dehidrasi karena kekurangan cairan. Hal yang demikian tentu mengganggu aktivitas sehari-hari Anda.

Pada tahun 1960 silam, ilmuwan telah mempelajari bagaimana cuaca berkontribusi pada kenyamanan manusia dalam beraktivitas. Hal inilah yang melandasi penemuan mesin pendingin atau Air Conditioner (AC) yang berfungsi untuk mengatur suhu dalam ruangan dan gedung perkantoran.

Ilmuwan bernama Povl Ole Fanger merilis teori yang disebut dengan persamaan kenyamanan. Teorinya itu memperhitungkan sejumlah variabel berbeda, mulai dari suhu, kelembapan, kecepatan udara, lapisan pakaian, dan tingkat aktivitas.

BACA JUGA:

Teori persamaan olahan Fanger tersebut telah membantu sejumlah ilmuwan lainnya dalam menciptakan rasa sejuk pada tubuh ketika suhu udara meningkat panas.

Berikut beberapa anjuran untuk membuat temperatur tubuh tetap ideal ketika musim panas datang:

Mengenakan Pakaian Longgar Berbahan Katun

Katun terbuat dari kapas hipoalergenik yang tahan lama dan harganya terjangkau. Namun, pastikan gaya busana Anda berpotongan longgar sehingga memungkinkan distribusi udara lewat kulit mengalir lancar. Proses ini mengeluarkan suhu hangat dari dalam tubuh dan mendatangkan udara yang lebih sejuk pada kulit.

Tutup Jendela Ruangan

Menurut U.S Department of Energy (DOE) jendela yang tidak ditutupi tirai memudahkan masuknya terik matahari ke dalam ruangan. Oleh karena itu, tutup jendela ruangan supaya distribusi suhu sekitar Anda lebih dingin dan sejuk.

Ganti Warna Cat Dinding

Berdasarkan studi dari Hanover College di Indiana, Amerika Serikat, orang yang berada dalam ruangan berwarna biru suhu tubuhnya terasa lebih sejuk ketimbang mereka yang menghabiskan waktu dalam ruangan berwarna merah. Hasil studi memperlihatkan bahwa warna merah dapat menstimulasi hawa panas dalam tubuh manusia, sedangkan biru meningkatkan sensasi rasa yang lebih dingin.

Kompres Jalur Nadi dengan Es

Mengompres nadi Anda dengan balutan kain berisi es bisa mengirimkan sinyal sejuk menuju otak sehingga memengaruhi suhu tubuh secara menyeluruh. Lakukan trik ini pada nadi di area-area yang terjangkau tangan Anda, misalnya, pergelangan tangan, sekitar pelipis, dan leher.

Kurangi Waktu Berolahraga

Latihan dan berolahraga saat udara sedang berada pada puncak paling panas sama sekali tidak disarankan. Pasalnya, kegiatan ini bisa semakin meningkatkan suhu tubuh hingga membuat Anda berkeringat lebih banyak. Alhasil, tubuh menjadi kekurangan cairan.

"Jangan paksa tubuh untuk bergerak sama cepatnya ketika suhu udara begitu panas. Sebab, tingkat pengerahan dalam tubuh akan mengalami kenaikan ekstrem," jelas Marni Sumbal, R.D, pakar gizi dan nutrisi.

Perbanyak Minum Air Putih

Jangan minum ketika terasa haus kala musim panas. Pastikan konsumsi air putih Anda tercukupi untuk menghindari reaksi dehidrasi pada tubuh. Hidrasi yang tepat mengatur aliran darah dan membantu menentukan suhu kulit. Alhasil, temperatur internal pun tetap terjaga dalam takaran ideal menyesuaikan kondisi tubuh.

fShare
6