GoldenLovers, Kunci dalam membangun investasi adalah membagi risiko yang ada. Oleh karena itu, sangat tidak disarankan hanya meletakkan dana untuk investasi hanya di satu tempat saja. Bila saat ini anda mencari instrumen investasi lain, anda bisa mencoba reksa dana.

Untuk anda yang baru akan mulai investasi reksa dana, tak perlu bingung bagaimana mengawalinya. Sebab, Presiden Direktur Manulife Asset Management Indonesia (MAMI) Legowo Kusumonegoro memberi sejumlah kiat yang bisa langsung anda praktikkan.

"Pertama, mulai dari reksa dana yang sederhana, yang paling rendah risikonya, yaitu reksa dana pasar uang," tuturnya seperti dikutip Kumparan. Menurut Legowo, investasi di reksa dana pasar uang punya return yang lebih baik dibanding tabungan, yakni sekitar 4% hingga 5%.

BACA JUGA:

Selain itu, investasi di reksa dana pasar uang juga memiliki risiko yang sama dengan tabungan. "Itu dulu. Jumlah dana yang bisa dimasukkan ke reksa dana pasar uang juga relatif kecil, bisa mulai Rp10 ribu. Pergerakannya juga cukup stabil," jelasnya.

Setelah merasa nyaman dan mengerti pola permainan investasi, anda bisa meningkatkan jenis investasi reksa dana. Kriteria yang harus anda tetapkan sebelumnya adalah, ketahui jangka waktu dan tujuan investasi anda.

"Setelah nyaman (dengan reksa dana pasar uang), baru coba reksa dana lainnya seperti pendapatan tetap. Bila sudah ahli, naik ke reksa dana campuran hingga saham. Jadi, untuk kalangan investor pemula, lakukan secara bertahap, tidak perlu menuntut return besar namun risiko juga besar," tutupnya.