GoldenLovers, Posisi tidur memiliki peran penting dalam kesehatan seseorang. Apakah Anda tidur menyamping atau cenderung tidur telentang? Jawabannya bisa menentukan kualitas tidur yang berkaitan dengan sejumlah masalah kesehatan, begitu kata para ahli.

Sakit punggung bisa disebabkan oleh posisi tidur yang salah. Baru-baru ini, Shelby Harris, seorang ahli pengobatan dalam hal tidur dan seorang profesor di Albert Einstein College of Medicine, New York, Amerika Serikat, memberikan penjelasan kepada Popular Science.

Ia mengatakan, jika posisi tidur saat ini tidak menyebabkan masalah, maka posisi itu tergolong posisi yang baik bagi Anda. Tapi, jika Anda bangun kesakitan, mengubah posisi mungkin bisa mengatasinya.

Menurut Harris, berbaring dengan punggung di bawah adalah posisi tidur terbaik.

Posisi tidur telentang memungkinkan kepala, leher, dan tulang belakang mempertahankan posisi netral. Ini membantu mengurangi rasa sakit dan nyeri, dan tidak menyebabkan sakit maag karena kepala terangkat di atas dada bila menggunakan bantal yang cukup tinggi.

Tentu saja, berbaring telentang meningkatkan risiko mendengkur. Juga jika rentan terhadap kondisi apnea tidur, ini mungkin bukan posisi terbaik untuk Anda, meskipun ada latihan yang dapat Anda coba untuk mengurangi dengkuran.

Kebanyakan orang tidur dengan bertumpu pada bagian sisi tubuh. Namun menurut National Sleep Foundation, posisi ini dapat menyebabkan nyeri bahu dan pinggul.

Ada penelitian yang menemukan tidur di sisi kanan dapat memperburuk rasa mulas. Tetapi jika Anda mendengkur atau mengalami nyeri ulu hati maka tidur di sisi kiri dapat meredakannya.

Jika Anda terlanjur suka tidur dengan bertumpu di sisi, Harris mengatakan kepada Business Insider bahwa ia merekomendasikan untuk menggunakan bantal tebal untuk menyokong kepala, serta menyelipkan satu bantal di bawah lutut untuk mengurangi tekanan di punggung bawah.

Posisi tidur terburuk kata Harris adalah berbaring tengkurap. Gaya tidur seperti ini menekan seluruh tubuh.

Anda yang tidur dengan posisi seperti ini mungkin akan bangun dalam keadaan kesemutan. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya nyeri otot dan sendi.

BACA JUGA:

Namun jika terlanjur menjadi posisi tidur favorit, untuk membuatnya lebih bersahabat dengan tubuh, Harris mengatakan Anda dapat menggunakan bantal datar untuk mengurangi ketegangan leher.

Para ahli mengatakan, otot di kerongkongan lah yang menjadi penyebab mengapa tidur di sisi kanan itu kurang baik. Otot di kerongkongan mengendur akibat posisi tersebut yang membuat asam di perut dan keluar dari tenggorokan, sehingga sejumlah asam merayap naik dan menyebabkan sensasi terbakar di dada.

Jika Anda tidur di sisi kiri, otot ini menutupnya. Harris menyarankan bagi yang tidur dengan posisi ini untuk menggunakan bantal datar guna menopang kepala.

Bagi yang ingin mengubah gaya tidur, Harris mengatakan Anda dapat meletakkan bantal di kedua sisi tubuh, dan satu di bawah lutut. Hal tersebut dilakukan untuk menghentikan Anda bergerak terlalu banyak saat tertidur.

Jika tidak berhasil, ada satu lagi saran Harris yaitu dengan menjahit bola tenis ke dalam lapisan baju. Sehingga ketidaknyamanan yang terjadi saat berguling ketika tidur akan membuat Anda kembali ke posisi semula, dalam hal ini telentang.

"Meskipun umumnya dianjurkan bahwa tidur telentang adalah posisi terbaik untuk tidur, kenyamanan adalah kunci," kata Harris. "Jika Anda kesakitan atau tidak nyaman akibat posisi tidur, maka hal itu pasti akan memengaruhi kualitas tidur."

Laporan ini muncul setelah penelitian yang dirilis pada Januari yang menyatakan bahwa tidur kurang dari delapan jam dikaitkan dengan kecemasan dan depresi.

fShare
4